Workshop Manajemen Risiko IPB

Workshop Manajemen Risiko IPB
“Jangan sampai seperti ular yang mati karena menelan mangsa yang terlalu besar”. Itu adalah salah satu pesan Bangkit Kuncoro, M.Sc, Partner di Ernst & Young (EY) Indonesia sebagai narasumber dalam Workshop Manajemen Risiko IPB yang diselenggarakan oleh Kantor Manajemen Risiko dan Perlindungan Lingkungan Kerja (KMRPLK) IPB secara daring pada tanggal 5 April 2021. Beliau menyampaikan dalam proses manajemen risiko, perlu ditetapkan risk capacity yang dimiliki sehingga dapat digunakan sebagai dasar penentuan seberapa besar risiko yang dapat ‘dimakan’ dan tetap membuat institusi ‘hidup’.
Workshop Manajemen Risiko IPB yang dibuka oleh Prof. Arif Satria, Rektor IPB, ini dihadiri oleh seluruh manajemen pengelola di lingkungan IPB mulai dari Rektor, Majelis Wali Amanat, Senat Akademik, Dewan Guru Besar, Wakil Rektor, Dekan Fakultas/Sekolah, hingga Ketua Departemen. Dalam sambutannya, Prof. Arif Satria menekankan pentingnya untuk terus belajar dan terus mengkaji untuk tetap berada on the top. Beliau juga menyampaikan pentingnya manajemen risiko untuk pencapaian visi dan pencapaian target IPB.
Narasumber lain dalam kegiatan ini adalah Dr. Aceng Hidayat, Sekretaris Institut sekaligus Kepala KMRPLK. Dalam paparannya Dr. Aceng menyampaikan tentang komitmen institusi, bentuk komitmen IPB, dan program kerja KMRPLK. Komitmen IPB dalam menerapkan manajemen risiko dilandasi banyak ketidakpastian, kondisi VUCA, perubahan kebijakan, dan juga pandemi. Proses manajemen risiko bertujuan mengawal seluruh kebijakan IPB agar bisa direalisasikan.
Selain berbagi materi tentang manajemen risiko khususnya di perguruan tinggi, Bangkit Kuncoro, M.Sc menyampaikan apresiasi yang luar bisa, terutama dengan hadirnya seluruh jajaran manajemen IPB. Ini menunjukkan komitmen dan keseriusan IPB dalam menjalankan manajemen risiko di perguruan tinggi. Beliau menyampaikan pentingnya risk appetite, yaitu jumlah risiko yang dapat diterima oleh organisasi untuk mencapai tujuannya.
Workshop Manajemen Risiko IPB yang dipandu oleh Dr. Wita Juwita Ermawati sebagai moderator ini diikuti oleh diskusi yang sangat hangat. Banyak pertanyaan yang diajukan oleh audiens salah satunya oleh Prof. Ujang Sumarwan, Dekan Fakultas Ekologi Manusia. Prof. Ujang bertanya tentang bedanya nekat dengan manajemen risiko yang dijawab bijaksana sekali oleh Bangkit Kuncoro, M.Sc.