Blog

Minimalkan Pohon Tumbang Akibat Hujan dan Angin, IPB Lakukan Program Inventarisasi Pohon

Picture5
News

Minimalkan Pohon Tumbang Akibat Hujan dan Angin, IPB Lakukan Program Inventarisasi Pohon

IPB merupakan salah satu kampus hijau di Indonesia yang memiliki berbagai flora dan fauna yang hidup berdampingan dengan aktivitas kampus. Kampus IPB yang berada di Dramaga Bogor dipadati berbagai pohon dengan jenis dan umur beragam. Hal ini menjadi salah satu daya tarik Kampus Dramaga, karena pepohonan tersebut meneduhkan jalan dan mengisi hutan kampus untuk pembelajaran.

Di sisi lain, kondisi cuaca Bogor yang sering hujan deras dan tidak jarang diiringi dengan angin kencang berisiko keselamatan baik terhadap harta benda maupun jiwa. Berdasarkan data dari Direktorat Prasarana, Sarana dan Pengamanan Lingkungan (DPSPL) IPB, tahun ini terdapat lebih dari 60 pohon tumbang maupun patah dan ada yang menimpa satu kendaraan di Rektorat.

Kantor Manajemen Risiko dan Perlindungan Lingkungan Kerja (KMRPLK), DPSPL dan Himpunan Profesi Tree Grower Community (TGC) Fakultas Kehutanan dan Lingkungan,  melihat pentingnya masalah ini, melakukan kegiatan Inventarisasi Kondisi Pohon di Lingkungan Fasilitas Umum Kampus IPB Dramaga untuk mitigasi risikonya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memetakan kondisi pohon di Kampus IPB Dramaga, terutama yang berada di fasilitas umum. Kegiatan melibatkan mahasiswa yang tergabung dalam TGC dan mahasiswa dari Departemen Ekonomi Sumberdaya Lingkungan (ESL) yang ada di kampus.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa disebar untuk menginventaris kondisi pohon pada tujuh jalur dalam kampus, yakni jalur jalan lingkar dari boulevard – Jl Ramin – GWW – FMIPA – CCR – Masjid Al Hurriyyah – FPIK –Fapet – FKH – FEM – Rektorat.

“Lebar batang, lingkar batang, tinggi pohon dan titik GPS pohon adalah beberapa parameter yang akan dicatat oleh mahasiswa. Hasil inventarisasi ini kemudian akan diolah oleh tim sehingga menghasilkan rekomendasi mana pohon yang akan ditebang, pohon yang cukup dipangkas (pruning) atau dibiarkan saja termasuk menanam pohon pengganti jika diperlukan. Kegiatan ini dilakukan mulai tanggal 23 November hingga 10 Desember 2020 mendatang,” ujar Dr Aceng Hidayat selaku Kepala KMRPLK.

Dr Aceng yang juga menjabat sebagai Sekretaris Institut menilai bahwa kegiatan ini penting mengingat kondisi alam Bogor yang sering hujan deras diiringi angin kencang dan banyaknya pohon-pohon besar di jalan-jalan dalam kampus atau fasilitas umum lainnya. Ia berharap rekomendasi dari tim yang dipimpin Ir Andi Sukendro, MSi ini dapat dioperasionalisasikan oleh institusi untuk memitigasi risiko pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang yang setiap tahun terjadi. (**/Zul)

Archives